BLAA 2021

logo-mkaa-small

SIARAN PERS

Bulan Literasi Asia Afrika 2021

FOR IMMEDIATE RELEASE

02092921-all

BANDUNG, MUSEUM KAA — Museum KAA (MKAA) selama bulan September 2021 menggelar serangkaian acara literasi. Tercatat, tak kurang dari dua puluh mata acara dirancang untuk publik. Seluruhnya digelar hybrid dan daring.

Kepala MKAA Dahlia Kusuma Dewi mengatakan Rabu (1/9/2021), acara literasi ini terkait erat dengan misi lembaganya yang bernaung di Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu dalam melestarikan Nilai-nilai KAA melalui pelayanan edukasi bagi masyarakat. Itu sebabnya, dalam misi itu pihaknya senantiasa mengembangkan media dan strategi belajar seiring dengan kemajuan teknologi.

Dahlia melanjutkan, salah satu di antaranya yang ia kembangkan adalah program literasi tahunan MKAA, yaitu Bulan Literasi Asia Afrika (BLAA). Sejatinya, BLAA merupakan pelaksanaan kali ke-7 sejak tahun 2014 oleh MKAA yang dulunya dikenal sebagai Pekan Literasi Asia Afrika (PLAA).

Secara umum, lanjut Dahlia, BLAA bertujuan meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat terutama generasi muda. Dalam pelaksanaan BLAA tahun ini, pihaknya mengusung tema ‘Membangun Ingatan Bandung: Kota Konferensi Asia Afrika’. Melalui kegiatan itu, ia berharap BLAA dapat meningkatkan semangat belajar masyarakat serta membangun Semangat Bandung dalam menghadapi pandemik Covid-19.

Ia juga selanjutnya merinci rangkaian acara. Pada pekan pertama, BLAA menyajikan gelar wicara bersama perwakilan keluarga PM Ali Sastroadmidjojo, dan bedah buku berjudul ‘Tadarus The Bandung Connection’ karya pegiat komunitas literasi Asian-African Reading Club. Selanjutnya, pekan kedua sarat dengan aktivitas literasi anak mulai dari tur virtual bagi para pemenang lomba storytelling, teater KAA, peluncuran perdana komik Keluarga Abah Ambu, dan bedah film anak berjudul Not One Less serta gerai wicara soal Gerakan Nonblok.

Sisi inklusifitas Museum KAA yang mencanangkan diri sebagai ‘Museum untuk Semua’ tampil pada pekan ketiga. Para sahabat disabilitas membagikan aktivitas bengkel kerja bahasa isyarat, bedah buku karya sahabat disabilitas berjudul ‘Kami Adalah Bintang, Seperti Juga Dirimu’, apresiasi seni oleh pegiat sahabat disabilitas, dan gelar wicara bersama Yayasan MataHati Indonesia soal ‘Museum KAA dan Sahabat Disabilitas’.

Menyusul itu, pekan literasi seni dan budaya hadir pada pekan keempat dengan rangkaian acara, seperti bedah lagu oleh musisi balada Adew Habtsa, permainan tradisional, permainan anak Asia Afrika, sejarah kuliner KAA di Hotel Savoy Homann, dan gelar wicara bersama Saung Angklung Udjo.

Puncaknya, imbuh Dahlia, adalah webinar bertajuk ‘Membangun Ingatan Bandung: Kota Konferensi Asia Afrika’ dan sebuah konser literasi di penghujung bulan September 2021.

Semua kegiatan ini terbuka untuk umum dan cuma-cuma,” pungkasnya.


Sumber: Museum KAA

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Dahlia Kusuma Dewi

Kepala Museum Konperensi Asia Afrika

Jalan Asia Afrika No.65 Bandung 40111

Telp.: (+62-22) 4233564 | Faks.: (+62-22) 4238031

Web: www.asianafricanmuseum.org | E-mail: asianafrican.museum@kemlu.go.id

Twitter/Instagram/Fanpage/Facebook: @asiafricamuseum

(as of 1 September 2021)