Kenakan Pakaian Adat, Kepala Museum KAA Pimpin Upacara Kemerdekaan

banceuy

Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie berpose bersama peserta upacara usai pelaksanaan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-73 pada Jumat, 18 Agustus 2018, di Situs Eks Penjara Banceuy Bandung. (Sumber: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-73 yang digelar Museum KAA dan Sahabat Museum KAA pada Jumat, 18 Agustus 2018, di Situs Eks Penjara Banceuy Bandung dimeriahkan dengan penggunaan busana adat. Mulai dari Kepala Museum KAA, staf pengelola Museum KAA hingga anggota Sahabat Museum KAA mengenakan busana adat.

Upacara bendera dimulai sekitar Pkl. 07.30WIB yang dipimpin langsung oleh Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie. Upacara berlangsung khidmat dan tenang. Sedangkan, panitia pelaksana upacara semuanya dilaksanakan oleh anggota Sahabat Museum KAA.

Kepala Museum KAA sendiri memimpin upacara dengan mengenakan busana kebaya warna putih dengan selendang yang warnanya senada dengan kain samping orange.

Dalam perayaan kemerdekaan ini tema pakaian nasional dipilih sebagai refleksi cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa.

Semoga melalui upacara ini para peserta upacara makin memperkokoh perasaan kebangsaan yang berdiri di atas keragaman budaya bangsa. Hal ini tentunya cocok di tengah ujian terhadap persatuan dan kesatuan bangsa saat ini,” pesan Kepala Museum KAA usai pelaksanaan upacara kepada seluruh peserta upacara.

Selain itu, ia juga mengajak peserta upacara untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan.

Nurlinzia Afdal, mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung asal Sumatra Barat yang tengah magang di Museum KAA mengaku senang hadir pada upacara hari itu. Pasalnya, menghadiri upacara kemerdekaan berbusana nasional adalah pengalaman perdana baginya.

Ini pertama kalinya saya ikut upacara kemerdekaan dengan berbusana nasional. Sebelumnya belum pernah. Ini kenangan paling berkesan,” ujar gadis minang itu.

Tampak di pelataran situs para peserta upacara mengenakan busana nasional yang beragam. Yang perempuan umumnya dibalut kebaya warna cerah. Sedangkan yang laki-laki rata-rata mengenakan pangsi berwarna gelap. Ada juga yang memakai batik.

Usai upacara, digelar acara lomba permainan rakyat di Selasar Timur Museum KAA. Sejumlah permainan rakyat, seperti balap bakiak, rangku alu, capguricap, perepet jengkol, tebak kata, kostum terbaik, puzzle gambar pahlawan, dan sambung lagu dimainkan bersama-sama oleh staf Museum KAA, dan anggota Sahabat Museum KAA.

Museum KAA dan Sahabat Museum KAA secara rutin melaksanakan upacara peringatan kemerdekaan RI di situs eks Penjara Banceuy.

Sumber: Museum KAA