Kepala Museum KAA Ajak Anggota Baru Sahabat Museum KAA Sebarkan Semangat Bandung

3Para anggota baru Sahabat Museum KAA tengah menghadiri acara mukaddimah di Ruang Utama Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Minggu (13/10/2019). (Foto: Dok. Museum KAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Bergabung dengan Sahabat Museum KAA (SMKAA) berarti telah berkomitmen bukan saja sebagai bagian keluarga relawan SMKAA tapi juga turut berpartisipasi mendukung upaya diplomasi publik dalam menyebarkan Nilai-nilai Semangat Bandung, seperti kesetaraan, kesetiakawanan, perdamaian, dan toleransi.

Ajakan itu disampaikan Kepala Museum KAA melalui Kepala Seksi Pelestarian Dokumentasi dan Diplomasi Publik Museum KAA Teguh Adhi Primasanto kepada 350 anggota baru SMKAA yang menghadiri acara mukaddimah, Minggu (13/10/2019) di Ruang Utama Gedung Merdeka, tempat kelahiran Dasasila Bandung 64 tahun silam dalam peristiwa bersejarah KAA.

Senada dengannya, Koordinator Eksekutif SMKAA Sagia Hutmair mengatakan pula hal serupa. Sambil mengingatkan soal pentingnya komitmen anggota SMKAA untuk mendukung program publik Museum KAA dalam penyebarluasan Nilai-nilai KAA kepada masyarakat luas, ia mengatakan, “Dari 700 orang pendaftar pada awalnya, sekarang kalian resmi bergabung di SMKAA.”

Acara mukaddimah yang rutin digelar setiap tahun usai tahap rekrutmen itu, selain bertujuan mendekatkan anggota baru dengan SMKAA dan Museum KAA juga memperkenalkan sejarah dan Nilai-nilai KAA.

Untuk mengenal lebih dekat SMKAA, setiap koordinator klab yang bernaung di SMKAA memperkenalkan profil klab masing-masing kepada anggota baru. Tak berhenti di situ, usai acara setiap klab membentuk lingkaran untuk mengenal satu sama lain.

Salah seorang anggota baru SMKAA, M. Luthfi mengaku, acara itu bermanfaat baginya lantaran dirinya dapat lebih mengenal kegiatan dan latar belakang SMKAA serta hubungan SMKAA dengan Museum KAA. “Juga bisa bertemu dan berkenalan dengan anggota SMKAA yang lainnya,“ ujar mahasiswa Prodi Sastra Inggris UPI ini.

Usainya, mereka mengikuti sesi keliling museum. Para anggota Klab Edukator SMKAA membimbing setiap klab berkeliling museum. Mereka diperkenalkan sejarah KAA melalui beragam koleksi di Ruang Pameran Tetap Museum KAA.

Ananda Samuel Hutapea, anggota Klab Edukator SMKAA yang bertugas hari itu mengungkapkan, tak sedikit anggota baru SMKAA yang merasa tergugah oleh keberhasilan Indonesia dalam peristiwa KAA. “Bukan cuma sukses sebagai tuan rumah tapi juga kepemimpinan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Malah, tambahnya, koleksi suara rekaman pidato Presiden Sukarno dalam sidang pembukaan KAA yang dipamerkan di ruang pameran ternyata merupakan bagian paling menarik perhatian sebagian besar anggota baru SMKAA.

Bahkan, menurutnya, setelah mendengar pidato itu, tak sedikit di antara mereka yang berkomentar bahwa pidato itu telah mengangkat martabat Indonesia di mata dunia.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie mengungkapkan, kehadiran anggota baru SMKAA dalam acara mukaddimah tahun ini menunjukkan generasi milenial memiliki perhatian yang baik terhadap museum.

Mereka datang bukan sebagai pengunjung lagi tapi sebagai mitra kami melalui SMKAA untuk bersama-sama menyebarluaskan pesan Nilai-nilai KAA kepada publik,” jelasnya.

Sumber: Museum KAA

Share