Magang di Museum KAA, Sambil Menyelam Minum Air

IMG-20190709-WA0002Mahasiswa magang sedang mengikuti pembekalan manajemen koleksi dan arsip pada Program Internship di MKAA. (Sumber: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA), begitu mendengar nama ini yang terlintas di benak pastilah peristiwa sejarah lengkap dengan gambar hitam putihnya dan gedung eksotis nan misterius berdiri megah di tengah Kota Bandung.

Namun tahukah anda jika MKAA tidak hanya menawarkan cerita sejarah melalui gambar dan kata? Ada program menarik di mana anda bisa mengenal MKAA lebih dekat dan tentunya pengalaman yang tak terlupakan.

MKAA sejak tahun 2008 membuka program magang atau internship bagi mahasiswa dari berbagai jurusan seperti sejarah, komunikasi, teknik informasi, hubungan internasional dan semua jenis sastra. Setiap tahunnya sudah banyak mahasiswa dan siswa sekolah melakukan magang di MKAA, seperti dari perguruan tinggi, sekolah tinggi atau SMK pariwisata di Kota Bandung.

20190709_143206Mahasiswa magang sedang melakukan tugasnya di ruang Perpustakaan MKAA. (Sumber: Dok. MKAA)

Program Internship dilaksanakan setahun dua kali yaitu mulai bulan Januari-Juni dan Juli-Desember. Secara teknis, magang di MKAA tidaklah sulit. Mahasiwa yang akan magang mengirimkan surat pengantar dari masing-masing kampus atau universitas ke email asianafrican.mesum@kemlu.go.id. Setelah berbalas, mahasiswa magang akan diberi pembekalan selama satu minggu dengan materi yang sudah dikurasi oleh Kepala MKAA. Materi inilah yang akan merubah sudut pandang mahasiswa terhadap museum atau bahkan menambah ilmu pengetahuan tentang permuseuman atau MKAA itu sendiri.

Mahasiswa magang akan digiring ke masa lampau meniti jejak sejarah dengan konsep cerita dan analisa terutama pada materi Tadarus Buku The Bandung Connection yang merupakan hot button dari proses pembekalan mahasiswa magang di MKAA. Penasaran kan kenapa hot button? Karena dari sinilah tonggak sejarah diplomasi Indonesia dimulai.

20190709_144607Mahasiswa magang sedang menerima pembekalan sebelum memandu di ruang pameran MKAA. (Sumber: Dok. MKAA)

Selama satu minggu materi yang diberikan meliputi manajemen permuseuman, manajemen koleksi, manajemen arsip, manajemen perpustakaan, interpretasi koleksi, simulasi museum tour, standarisasi materi pemanduan, Politik Luar Negeri RI, bedah rundown KAA, observasi media peraga dan koleksi. Kemudian, ada tes tertulis dan praktek untuk menguji product knowledge MKAA, utamanya sejarah KAA dan Gedung Merdeka.

Setelahnya mahasiswa magang mulai melakukan tugasnya sesuai dengan bidang/jurusannya masing-masing selama waktu yang sudah ditentukan. Program ini dibuat agar mahasiswa tidak hanya sekedar magang untuk memenuhi nilai atau syarat tertentu tetapi mendekatkan MKAA ke publik sekaligus mencetak generasi melek sejarah yang anti hoax.

Sumber: Museum KAA (Wulan)