Museum KAA Bekali Inbound Rotary Soal Budaya Indonesia

03

Kepala Museum KAA berpose bersama usai membuka resmi pelaksanaan program BIPA bagi siswa peserta program pertukaran RYEP pada Jumat, (30/11/2018) di Museum KAA. (Sumber Foto: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie memberikan pembekalan kepada inbound (red-peserta program pertukaran pelajar) Rotary Youth Exchange Program (RYEP) dan relawan edukator Sahabat Museum KAA pada Jumat, (30/11/2018) di Museum KAA.

Kepala Museum KAA mengatakan, program BIPA bertujuan mempromosikan Bahasa Indonesia dan sekaligus mendorong jejaring kerja sama serta jalinan persahabatan antar bangsa.

Tujuan itu sejalan dengan visi kami (red-Museum KAA) sebagai unit pelaksana teknis Kemenlu yang mempromosikan diplomasi publik Indonesia berbasis nilai-nilai unggul Indonesia.,” katanya.

Dia menilai, warisan intelektual peristiwa KAA, yaitu Nilai-nilai KAA merupakan salah satu nilai-nilai unggul Indonesia. Pasalnya, Nilai-nilai KAA mempromosikan sikap saling pengertian melalui kerja sama yang bermanfaat.

Manfaat lainnya, lanjut dia, adalah terkait dengan interaksi. Peserta didorong dapat memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan belajar di Museum KAA. Selain belajar, ia meminta peserta juga dapat mempromosikan budaya negara masing-masing kepada anggota Sahabat Museum KAA.

Maka  akan terjalin interaksi yang saling menguntungkan. Kalian dapat punya relasi dan jejaring baru di Indonesia,” ucapnya.

Demikian amanat pembekalan Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie saat meresmikan pelaksanaan program BIPA.

Siswa berasal dari Perancis, Denmark, Meksiko, dan Brazil. Program direncanakan bergulir selama satu semester. Dalam kurun waktu itu, peserta kelak mendapat berbagai pengetahuan tak hanya soal Bahasa Indonesia tapi juga sejarah dan budaya Indonesia. Program berlangsung setiap akhir pekan hingga bulan Februari 2019 di Museum KAA.

Selama proses belajar peserta mendapat pendampingan dari relawan Klab Edukator Sahabat Museum KAA. Para relawan ini bertugas memfasilitasi peserta berlatih Bahasa Indonesia dan mengenal lebih banyak nilai-nilai unggul Indonesia, termasuk sejarah KAA.

04

Relawan Edukator Sahabat Museum KAA mendampingi akitifitas belajar inbound di  Ruang Pameran Tetap Museum KAA pada Sabtu, (1/12/2018). (Sumber Foto: Dok. MKAA)

Program BIPA yang rutin digelar sejak tahun 2013 ini terselengara berkat kerja sama Museum KAA dan Rotary Distrik 3410 Bandung–Cirebon. Hadir dalam acara itu Koordinator Wilayah RYEP Distrik 3410 Bandung-Cirebon Rina Nur Qomariah, Koordinator Inbound Winda Setyaweni dan sejumlah orang tua asuh siswa.

Museum KAA merancang program ini sebagai salah satu wujud implementasi diplomasi publik berbasis nilai-nilai unggul Indonesia untuk mempromosikan Nilai-nilai KAA melalui Sahabat Museum KAA.

Sumber: Museum KAA