Museum KAA Pererat Kerja Sama Sejarah Diplomasi Dengan Museum Linggarjati

WhatsApp Image 2021-09-22 at 7.17.33 AM

Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi berfoto bersama Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan di Museum Linggarjati, Sabtu (18/9/2021). (Sumber Foto: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Museum KAA terus mendorong kerja sama dengan dengan museum-museum dalam bidang pertukaran informasi, khususnya museum dengan koleksi terkait sejarah diplomasi perjuangan.

Hal itu disampaikan Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi kepada Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Emup Muplihudin di Museum Linggarjati, Sabtu (18/9/2021).

Dahlia melanjutkan, Museum KAA dan Museum Linggarjati memiliki kemiripan. Ia beralasan, koleksi kedua museum itu berhulu dari peristiwa sejarah diplomasi Indonesia. “Kalau kami (red-Museum KAA) bersumber dari peristiwa KAA. Museum ini (red-Museum Linggarjati) merekam peristiwa diplomasi pertama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu ia pula mengaku, upaya mempererat kerja sama ini lantaran arahan langsung Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu Teuku Faizasyah. Dalam arahan itu, terangnya, Museum KAA didorong untuk terus meningkatkan kerja sama dengan museum-museum yang terkait sejarah diplomasi, seperti Museum Linggarjati.

Itu sebabnya, lanjut Dahlia, Museum Linggarjati memiliki tempat tersendiri di mata pengelola Museum KAA. “Bukan cuma soal koleksinya, tapi juga nilai-nilai keteladanannya yang penting diwariskan kepada generasi penerus saat ini dan yang akan datang,” katanya.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Kebudayaan Emup Muplihudin mengatakan, pihaknya menyambut baik keinginan untuk mempererat kerja sama antar museum di masa depan. Menurutnya, nilai-nilai sejarah yang terangkum di Museum Linggarjati harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang.

Banyak hal menarik tentang Perundingan Linggarjati yang belum diketahui publik. Dan, itu hanya bisa diketahui kalau datang langsung ke sini (red-Museum Linggarjati),” ucap Emup.

Museum Linggarjati, lanjutnya, berada di bawah Bidang Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Bidang Kebudayaan sendiri terdiri atas tiga seksi, yakni Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Seksi Kesenian, Tradisi, dan Sejarah serta Seksi Kelembagaan dan Prasarana. “Museum Linggarjati berinduk ke Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman,” terangnya.

Emup melanjutkan, Museum Linggarjati merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang harus dikunjungi di Kabupaten Kuningan. Ia beralasan, letaknya yang berada di kaki Gunung Ceremai satu paket dengan daerah tujuan wisata lainnya di Kabupaten Kuningan. Selain itu ujarnya, akses menuju Kabupaten Kuningan juga kini lebih mudah. Sebab, wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kunigan dapat memanfaatkan jalur melalui Tol Cipali.

Di penghujung kunjungan Kepala Museum KAA di Museum Linggarjati, digelar acara Instagram Live Talkshow bertajuk Diplomasi Paska Kemerdekaan: Perundingan Linggarjati bersama narasumber Kepala Bidang Kebudayaan Emup Muplihudin.

Sumber: Museum KAA