Sahabat Museum KAA Diminta Lestarikan Dasa Sila Bandung

110218-Sahabat_Museum_KAA_Diminta_Lestarikan_Dasa_Sila_Bandung1_r1shi5

Milangkala ke-7 SMKAA dirayakan di Selasar Museum Konferensi Asia Afrika di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat (11/2/2018). (Foto-foto: Syifa)

BANDUNG, bandungkiwari- Semua anggota Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika (SMKAA) diharapkan mampu menjaga perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang ditebarkan oleh Indonesia dan negara-negara lain anggota Asia-Afika.

Sahabat museum harus berkarakter, menyeimbangkan IQ (Intelligence Quotients), EQ (Emotional Quotients), dan SQ (Spiritual Quotients), serta menjaga perilaku agar berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila,” kata Iis T Pandi, salah satu tokoh SMKAA.

Ini disampaikan Iis pada acara Milangkala ke-7 Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika yang berlangsung di Selasar Museum Konferensi Asia Afrika di Jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat (11/2/2018).

Milangkala merupakan acara yang diadakan untuk memperingati hari jadi SMKAA sekaligus memperingati 68 tahun Lambang Negara Indonesia. Adapun SMKAA merupakan perkumpulan atau komunitas sahabat museum yang dinaungi oleh Kementrian Luar Negeri Republic Indonesia. Di dalamnya terdapat banyak klab yaitu Maghribi, Nihao, Heiwa, Young Announcer, Young Crafter, SahabArt, Guriang, Esperanto, Edukator, Global Literacy, Abada, dan Journaltivist.

110218-Sahabat_Museum_KAA_Diminta_Lestarikan_Dasa_Sila_Bandung2_prgdp7

Deni, Koordinator Pertama SMKAA, menambahkan moto “Bersahabat” dijadikan semboyan oleh SMKAA agar lebih memaknai bahwa anggota harus bersahabat, mempunyai rasa memiliki, dan bermanfaat bagi Museum dan Sahabat Museum KAA sendiri.

Mengingat Bandung merupakan Ibu Kota Asia Africa, maka Ketua Museum KAA, Meinarti Fauzi berharap anggota SMKAA mampu lebih baik lagi, dengan jangkauan lebih luas lagi, dan agar nilai-nilai Dasa Sila Bandung tetap lestari di Bandung ini. (syifa)

Sumber: https://kumparan.com/bandungkiwari/sahabat-museum-kaa-diminta-lestarikan-dasa-sila-bandung