Sosialisasikan Peringatan KAA, Museum KAA Gandeng Humas Kota Bandung

audiensi

Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi dalam sesi audiensi yang membahas agenda sosialisasi Peringatan KAA bersama Kepala Bagian Humas Kota Bandung di Kantor Pemerintah Kota Bandung Jl. Wastukancana No.2 Bandung, Senin, (1/3/2021). (Sumber: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Peristiwa KAA di Kota Bandung enam puluh enam tahun silam tak dipungkiri telah menjadi warisan nilai tak terkira bagi warga Kota Bandung. Sejak itu, muncul berbagai julukan terhadap Kota Bandung.

Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru pernah menyebut Bandung sebagai Ibukota Asia Afrika menjelang sidang penutupan KAA, Minggu, 24 April 1955 di hadapan ratusan delegasi asal dua puluh sembilan negara Asia dan Afrika di Ruang Utama Gedung Merdeka.

Bahkan, Bandung disebut oleh Vera Micheles Dean dari Universitas New York, “Bandungia, in honour of the first Afro-Asian Conference in history”. Malah, dalam penulisan sejarah global, nama Bandung disematkan dalam periodisasi sejarah yang meliputi Bandung Conference, Bandung Spirit, Bandung Era, dan Bandung Constellation.

Warisan nama Bandung itu perlu terus dirawat dan dikembangkan. Sebab itu, Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi menjelang Peringatan 66 Tahun KAA di bulan April 2021 bertemu dengan Kepala Bagian Humas Kota Bandung Sony Teguh Prasatya, S.Sos., M.M pada Senin, 1/3/2021 di Kantor Pemerintah Kota Bandung di Jalan Wastukencana No.2 Bandung.

Melalui pertemuan itu, Kepala Museum KAA mengutarakan kemungkinan kerja sama antara Museum KAA dan Humas Kota Bandung dalam mensosialisasikan Peringatan KAA tahun ini.

Kepala Bagian Humas Kota Bandung Sony Teguh Prasatya menyambut baik rencana kerja sama dimaksud. Menurutnya, sudah sewajarnya jika setiap warga Kota Bandung tumbuh rasa memiliki dan kebanggaan terhadap semua nama yang dinisbatkan kepada Kota Bandung lantaran peristiwa sejarah KAA, terutama nama Bandung Ibukota Asia Afrika.

Menurutnya, ia selama ini kerap menyampaikan pentingnya Nilai-nilai Semangat Bandung kepada publik dalam berbagai kesempatan. Semua itu ia pelajari kala aktif mengikuti acara diskusi buku yang digelar oleh komunitas literasi Asian-African reading Club di Museum KAA.

Dalam sesi audiensi itu, Kepala Museum KAA Dahlia Kusuma Dewi memaparkan rangkaian mata acara Peringatan 66 Tahun KAA. Dalam beberapa mata acara, lanjutnya, diperlukan koordinasi antara Museum KAA dan Pemerintah Kota Bandung.

Melalui audiensi itu, Kepala Museum KAA dan Kepala Bagian Humas Kota Bandung mencapai kesepahaman untuk bekerja sama dalam mendukung upaya mensosialisasikan Peringatan KAA.

Sumber: Museum KAA

Share