Jamuan Teh Petang Saksi Sejarah KAA

jtpKepala Museum KAA Meinarti Fauzie berfoto bersama para saksi sejarah KAA dalam acara Jamuan Teh Petang di Ruang Utama Gedung Merdeka, Senin, (29/4/2019). (Foto: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Kemerdekaan kita bukan hadiah. Demikian seru Ibu Popong Otje Djundjunan dengan lantang pada acara Jamuan Teh Petang bersama saksi sejarah KAA, Senin, (29/4/2019) petang di Ruang Utama Gedung Merdeka. “Kemerdekaan bangsa ini direbut dengan taruhan nyawa, dan materi. Itu modal terbesar kita,” ujarnya berpesan kepada para Sahabat Museum KAA.

Senada dengannya, saksi sejarah KAA lainnya Abah Landung menekankan pentingnya para pemuda menginsyafi persatuan Indonesia.

Prof. Dr. Wardiman Djojonegoro berpesan kepada para pemuda agar merawat semangat KAA melalui arsip.

Sementara itu, Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie menyampaikan mengenang dan mempelajari sejarah dapat menjadi sumber inspirasi untuk memperdalam rasa cinta tanah air.

Acara kali ini diawali dengan ulasan tokoh KAA, yakni M. Yamin. Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan ini memimpin komite kebudayaan selama sidang KAA berlangsung.

Sumber: Museum KAA