Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Puji Museum KAA sebagai Museum Terbaik

1Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie menerima kunjungan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Atiek Eko Margiyono dan rombongan di Museum KAA, Kamis, (21/3/2019). (Sumber Foto: Dok. Museum KAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Museum KAA disebut sebagai museum terbaik oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Atiek Eko Margiyono. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi Museum KAA, Kamis, (21/3/2019).

“Sama. Menurut saya juga!” katanya spontan sambil mengacungkan jempol ketika melihat poster berita bertajuk “Ridwan Kamil Puji Museum KAA sebagai Museum Terbaik di Kota Bandung” yang tergantung di dinding selasar tengah Museum KAA.

Langkahnya sempat terhenti sejenak. Ia lantas menyimak isi berita yang dilansir portal berita Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis, (26/12/2013) itu.

Kesan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya yang juga istri Panglima Kodam Jaya Mayjen Eko Margiyono ini terhadap Museum KAA tak hanya sampai di situ. Sesaat sebelum meninggalkan museum, ia menulis di buku tamu, “Bersyukur museum ini masih sangat terawat dengan sangat baik sekali.”

Tak hanya itu, ia pula secara tertulis mengungkapkan kesannya, “Sangat bagus museum ini (Museum KAA) untuk menjadikan kita ingat dan terinspirasi pada pendahulu-pendahulu kita orang-orang yang hebat-hebat.”

Hari itu ia tak datang sendiri. Bersamanya turut pula jajaran Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya dan Persit KCK PD Siliwangi. Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie menyambut mereka di gerbang utama Gedung Merdeka.

Selama kunjungan berlangsung, ia menerima penjelasan dari edukator Museum KAA Elda Tartila. Dalam kunjungan itu, ia berkeliling di Ruang Pameran Tetap Museum KAA yang menyajikan berbagai koleksi terkait peristiwa KAA 1955.

2Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Atiek Eko Margiyono memperhatikan bendera Sudan di selasar barat Gedung Merdeka. (Sumber Foto: Dok. Museum KAA)

Saat melintasi sektor panel Kedatangan Delegasi KAA, kepadanya, Kepala Museum KAA menjelaskan, “Sejumlah saksi sejarah KAA masih dapat ditemui. Di antaranya Mr. Jackson Leung yang menyambut Perdana Menteri RRC 64 tahun silam.”

Usai berkeliling Ruang Pameran Tetap, rombongan menyaksikan film dokumenter berdurasi 10 menit bertajuk ‘Kelahiran Semangat Bandung’ di Ruang Audiovisual.

Di Ruang Utama Gedung Merdeka, kursi-kursi delegasi KAA mencuri perhatian Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya ini. “Kursi-kursi ini masih kokoh semua ya,” ujarnya yang hari itu mengenakan busana gamis warna pink pastel.

Ia juga tertarik dengan kisah bendera Sudan. Di selasar barat Gedung Merdeka ia dengan hati-hati menggamit bendera Sudan dan memperhatikannya dengan antusias.

Sumber: Museum KAA

Share