Klab Edukator SMKAA Ajak Remaja Peduli Sejarah

IMG_20170326_075911

Tim Klab Edukator mensosialisasikan BHSG kepada masyarakat yang mengunjungi CFD Dago di Jalan Juanda Bandung, Minggu (26/3). (Sumber Foto: Dok. Klab Edukator SMKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Sejarah penting bagi masa depan. Sejarah juga akan menjadikan manusia lebih bijak dan berkarakter. Lebih jauh lagi, sejarah berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa pada era yang kompetitif dan global kini.

Namun demikian, masih banyak di antara kita yang tidak menyadari pentingnya sejarah sebagaimana mestinya, khususnya kalangan remaja. Selain karena faktor literasi, kesadaran mereka mengenai pentingnya sejarah juga kadang menjadi faktor yang perlu ditingkatkan.

Melihat hal tersebut, Museum KAA sebagai penyelenggara Bandung Historical Study Games (BHSG) 2017 mengajak masyarakat untuk berpartisipasi di event Dago Car Free Day Bandung guna meningkatkan kesadaran sejarah di kalangan remaja Kota Bandung.

Kami mengajak masyarakat untuk mendaftar acara BHSG,” ujar Ketua Pelaksana BHSG Farida, pada acara Car Free Day di Jalan Juanda, Bandung, Minggu (26/3).

Menurut dia, BHSG adalah pergelaran acara edukasi sejarah terbesar tahun 2017 di Kota Bandung. Acara itu akan diadakan dalam rangkaian Peringatan 62 Tahun KAA pada Sabtu (22/4) dengan melibatkan tak kurang dari 500 peserta. Peserta melintasi sejumlah titik bersejarah berbeda antara Gedung Dwi Warna di Jalan Diponegoro hingga Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika.

1490528341767

Klab Edukator SMKAA menjelaskan BHSG 2017 kepada pengunjung CFD Dago di Jalan Juanda, Bandung, Minggu (23/3). (Sumber Foto: Dok. Klab Edukator SMKAA)

Pada titik bersejarah itu para peserta akan melakukan aktifitas edukasi yang bertujuan menggali nilai kesejarahan,” ujar Farida.

Selain mengajak terlibat pada acara BHSG 2017, Klab Edukator juga mengajak para pengunjung Car Free Day untuk berolahraga bersama, serta ada kuis-kuis yang berhadiah.

Untuk pengunjung Car Free Day, kami juga memberikan cinderamata dan leaflet publikasi acara BHSG yang hanya dapat dicari di booth Klab Edukator SMKAA pada hari ini,” tambah dia.

Sementara itu, Plh. Kepala Museum KAA, Meinarti Fauzie mengungkapkan apresiasinya terhadap Klab Edukator yang ia nilai memiliki kepedulian terhadap pendidikan sejarah di kalangan remaja Kota Bandung.

Hasil sosialisasi ini akan berdampak pada program BHSG 2017 yang merupakan program edukasi sejarah remaja dengan tujuan membuka cakrawala remaja Kota Bandung untuk memahami pentingnya KAA di Kota Bandung bagi masa depan perdamaian dunia,” katanya.

Salah seorang relawan Klab Edukator SMKAA, Hagi Pradyta menambahkan, dalam program BHSG itu peserta akan diajak meluangkan waktu libur mereka untuk sejenak menengok ke masa silam.

Selama acara berlangsung, peserta akan mengikuti arahan panitia untuk melakukan aktifitas menggali pesan tersembunyi pada sejumlah titik bersejarah yang memiliki nilai-nilai yang luhur dan pesan kejuangan yang baik, sehingga bisa menjadi panutan dan tuntunan nyata dalam kehidupan mereka,” ujar dia.

Dengan cara yang asyik itu, Hagi meyakini akan dapat membuka cakrawala peserta mengenai pesan masa lalu yang mungkin tidak pernah ditemui sebelumnya.

Saya percaya, melalui acara ini juga akan tertanam pada benak peserta untuk jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” pungkas Hagy.

Sumber: Klab Edukator Sahabat Museum KAA