Museum KAA dalam Film Dokumenter tentang Potensi Wisata ASEAN

Beijing TV 2

Beijing TV membuat film dokumenter dalam rangka kerja sama ASEAN – China tentang potensi wisata di Indonesia termasuk salah satunya Museum KAA – Museum KAA, Jum’at, 26 Mei 2017. (Sumber Foto: Dokumentasi Museum KAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA Dalam rangka memperingati 50 Tahun ASEAN dan kerja sama ASEAN–China, pemerintah Tiongkok memproduksi sebuah film dokumenter bertemakan potensi pariwisata di negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

Bandung yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 menjadi kota yang dipilih oleh pemerintah Tiongkok untuk dijadikan salah satu tempat pengambilan gambar film dokumenter di Indonesia. Selain Bandung, pembuatan film dokumenter juga dilakukan di Jakarta, Yogyakarta, dan Lombok.

Bandung layak jadi lokasi pengambilan film dokumenter. Pasalnya, kunjungan wisatawan mancanegara ke Museum KAA asal Tiongkok selama ini cukup tinggi. Lantaran pemerintah dan masyarakat Tiongkok menganggap pelaksanaan KAA pada tahun 1955 sebagai salah satu momentum penting dalam proses pembangunan diplomasi terbuka Tiongkok. Dari hasil keikutsertaannya pada KAA, Tiongkok berhasil membuka banyak hubungan diplomatik baru dengan negara-negara di Asia dan Afrika.

Beijing TV dalam melakukan pengambilan gambar itu bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan itu juga telah memperoleh rekomendasi dan proses clearance serta izin dari Kementerian Luar Negeri.

Sumber: Museum KAA