Museum KAA Menerima Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi

mkaa1Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie menerima penghargaan WBK yang diserahkan Menteri PAN-RB, Selasa (10/12/2019) di Hotel Bidakara Jakarta Selatan. (Sumber Foto: Dok. MKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Museum KAA menerima penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo kepada Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie pada Selasa, (10/12/2019) di Ruang Birawa Hotel Bidakara Jakarta Selatan.

Penghargaan berupa piagam yang diteken langsung Menteri PAN-RB. Selain itu, Menteri PAN-RB juga memberikan penghargaan kepada Meinarti Fauzie sebagai “Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Lingkungan Kementerian Luar Negeri tahun 2019”.

Sebelum mendapatkan predikat WBK, museum yang bernaung di bawah Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) itu telah melalui tahapan penilaian tingkat kepuasan publik atas layanan yang diberikan.

Penilaian dilakukan tim Kemenpan RB melalui survei. Dalam penilaian itu, pihak museum menyerahkan customers list yang berisi daftar lembaga penerima pelayanan museum.

mkaa2Para kepala satuan kerja penerima penghargaan WBK/WBBM berfoto bersama Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo usai menerima penyerahan penghargaan. (Sumber Foto: Dok. MKAA)

Selain Museum KAA, apresiasi dan penganugerahan juga diberikan oleh Menteri PAN-RB kepada tujuh satuan kerja di lingkungan Kemenlu lainnya.

Adapun satuan kerja yang menerima predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019 adalah KJRI Jeddah, KJRI Kuching, KJRI Osaka, dan KJRI Sydney. Sementara yang memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) adalah KBRI Seoul, KJRI Hong Kong, dan KJRI Kota Kinabalu.

Sebelumnya, pada kesempatan acara yang sama, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyerahkan penghargaan “Pemimpin Perubahan” kepada Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Mahendra Siregar. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Kementerian dan/atau Lembaga yang telah berhasil berkomitmen untuk melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.

Dibanding tahun 2018, jumlah apresiasi untuk di Kemenlu naik secara signifikan dari 4 menjadi 8 unit kerja. Keberhasilan delapan satuan kerja dalam meraih predikat WBK/WBBM merupakan bentuk penghargaan atas komitmen kuat para Kepala Perwakilan RI dan pimpinan unit kerja dalam membangun Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan kerja masing-masing.

Predikat ini diharapkan dapat semakin mendorong realisasi perluasan Zona Integritas di lingkungan Kemenlu dan Perwakilan RI yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai penyelenggaraan reformasi birokrasi di Kemenlu.

Tahun ini tercatat 506 unit kerja dari kementerian, lembaga, kepolisian dan pemerintah daerah yang menerima anugerah.

Sumber: Museum KAA

Share