PAMERAN KOLABORASI BUDAYA INDONESIA – JEPANG

poster+rundown

PRESS RELEASE

Pada Acara

PAMERAN KOLABORASI BUDAYA INDONESIA-JEPANG

di Museum Konperensi Asia-Afrika

Pameran Kolaborasi Budaya Indonesia-Jepang, yang menampilkan Pameran Topeng bertajuk Kesucian Sukma dan berbagai atraksi seni budaya lainnya, akan digelar di Museum KAA Jalan Asia Afrika No.65 Bandung selama sepekan (04-09 Juni 2013) sebagai hasil kerja sama antara Museum KAA dan Museum Umnesato-Noh Mask (Jepang).

Selama sepekan Pameran Topeng digelar di Ruang Pameran Museum KAA. Selain memamerkan sejumlah koleksi topeng Museum Umnesato-Noh Mask, Museum KAA dalam pameran bersama kali ini turut menggandeng Galeri Seni Abun Adira Bandung dan Museum Sri Baduga untuk menampilkan berbagai koleksi topeng langka Indonesia. Beberapa di antaranya adalah dua koleksi topeng dari masa pra-sejarah, yaitu topeng Hanoman asal Solo dan sebuah topeng kuno asal Kalimantan Timur. Di samping itu, topeng Leti asal Nusa Tenggara Barat dan topeng asal Bali karya seorang maestro topeng Indonesia, Ni Nyoman Tangguh akan memperkaya khazanah kita tentang nilai filosofis budaya topeng.

Pameran kolaborasi juga akan diperkaya dengan aktifitas budaya yang sarat dengan informasi dan edukasi akan tradisi budaya, seperti pementasan seni tari dan musik, workshop topeng Indonesia-Jepang dan fotografi, pemutaran film, dan talkshow bersama pakar topeng”, kata Thomas Ardian Siregar di Bandung, Kamis, 30/05/2013.

Selasa, 04/06/2013, Pkl. 17.30-21.00 WIB, akan tampil pementasan Tari Topeng Jepang (oleh Mitsui Kawasaki) dan Tari Topeng Cirebon (oleh Ineu Arini). Disusul kemudian dengan pementasan kolaborasi musik Syakuhaci Jepang (oleh Murata Hiroyuki) dan Kecapi Sunda (oleh Kabuyutan Braga).

Rabu, 05/06/2013, Pkl. 09.00-14.00 WIB, pengunjung akan mendapat kesempatan menimba pengetahuan dalam workshop pembuatan topeng Indonesia dan Jepang (oleh Soei Ogura) serta menikmati keindahan pementasan Tari Topeng Jepang (oleh Mitsui Kawasaki dan STSI Bandung) dan Pementasan Tari Dewi (oleh Group Pohachi).

Sabtu, 08/06/2013, Pkl. 09.00-10.30 WIB, kesempatan emas bagi penggemar fotografi untuk mengikuti workshop fotografi (oleh Tagawa Kiyomi) dan menyaksikan pementasan Taisho Goto (oleh Mahasiswa Universitas Pendidikan, Bandung) dan pementasan Musik Karinding (oleh Group Karmila).

Minggu, 09/06/2013, Pkl. 13.00-16.00WIB, sebagai pamungkas acara akan dipuncaki sebuah talkshow “Topeng sebagai Perwujudan Budaya Asia-Afrika” hadirkan narasumber Endo Suanda (tokoh seni dan budaya) dan Soei Ogura (pemahat topeng Jepang) dengan moderator Harry Dim (tokoh seni dan budaya) serta pementasan Nagasaki Odori (oleh Mahasiswa Universitas Widyatama).

Pameran Topeng Indonesia-Jepang merupakan salah satu upaya mewujudkan pesan kerja sama kebudayaan yang tercantum pada Komunike Akhir KAA 1955. Peradaban besar di Asia dan Afrika, yang mempunyai dasar rohani yang universal, memperlihatkan betapa kayanya akan kebudayaan topeng. Misalnya, topeng telah hadir sebagai bagian dari upacara keagamaan di Afrika. Di Mesir, topeng dipakai pada upacara pemakaman. Kebudayaan Jepang, China, dan beberapa wilayah Asia lainnya juga memiliki kebudayaan topeng yang sedikit banyak terpengaruh oleh nilai-nilai ajaran Budha dan Hindu serta unsur kebudayaan India. 

Dalam hubungan itu, para pemimpin negara Asia-Afrika pada KAA 1955 telah memandang penting upaya untuk memajukan kerja sama kebudayaan antar negara Asia-Afrika dalam mendukung proses saling memahami di antara bangsa-bangsa. Asia dan Afrika sebagai tempat lahirnya berbagai agama dan kebudayaan besar telah memperkaya banyak kebudayaan dan peradaban.

Semoga Pameran Topeng Indonesia-Jepang kali ini dapat menjadi kesempatan terbaik bagi warga Kota Bandung, khususnya kalangan generasi muda untuk mempelajari dan melestarikan nilai-nilai filosofis warisan leluhur pada setiap koleksi topeng yang dipamerkan.

Kegiatan ini terselenggara dengan semangat kerja sama di kalangan institusi pemerintah dan komunitas masyarakat di antaranya: Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Balai Pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga Jawa Barat, Galeri Seni Abun Bandung, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), para tokoh Seni Budaya Jawa Barat, Himpunan Mahasiswa Fotografi Universitas Padjadjaran, Program Studi Bahasa Jepang Universitas Widyatama, Program Studi Bahasa Jepang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Komunitas Kabuyutan Braga, Group Musik Karinding Karmila, dan Group Tari Pohaci. (sppnkaa/dsa)

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Thomas Ardian Siregar (Kepala Museum Konperensi Asia-Afrika)

Jalan Asia Afrika No. 65, Bandung 40111, Telp.: (+62-22) 4233564, Faks.: (+62-22) 4238031

web: www.asianafricanmuseum.org / www.mkaa.or.id / www.sahabatmkaa.com

email: asianafrican.museum@gmail.com / museum_kaa@yahoo.com

Twitter: @AsiAfricaMuseum, Facebook Group: Friends of Museum of the Asian-African Conference