Pemutaran dan Diskusi Film Mary and Max

layarkita2Judul : Mary and Max | Genre : drama | Sutradara : Adam Elliot | Durasi : 80 menit | Produksi : 2009

Film Max and Mary terinspirasi dari kisah nyata sang sineas yang memiliki seorang sahabat selama 20 tahun. Film ini berlatar pertengahan tahun 1976. Film mengisahkan dua orang sahabat terpaut jarak dan benua.

Mary Daisy Dinkle merupakan anak perempuan berusia 8 tahun yang kesepian. Ia tinggal di Melbourne Australia. Sedangkan, Max Jerry Horowitz, pria ateis yang obesitas, berumur 44 tahun, tinggal di New York, Amerika Serikat. Ia menyandang Asperger’s Syndrome. Akibatnya, ia sulit berkomunikasi dengan orang lain.

Masalah hidup yang dialami keduanya mempererat persahabatan keduanya. Mary yang tumbuh dewasa dan harus menghadapi masalah-masalah dalam hidupnya. Sementara Max harus bertahan dengan penyakitnya yang semakin memburuk.

Persahabatan berawal dari Mary yang menulis surat untuk Max. Ia menceritakan tentang kondisi keluarganya. Surat itu kemudian dibalas oleh Max dengan panjang lebar dan begitu seterusnya hingga 20 tahun.

Kiriman surat dari Mary ternyata mempengaruhi kondisi psikis Max. Hubungan keduanya sempat renggang karena banyaknya persoalan hidup yang dialami Max sehingga ia tidak bisa membalas surat dari Mary. Begitu juga dengan Mary yang tumbuh dewasa dan menghadapi masalah orang dewasa, seperti orang tua meninggal dan suaminya yang meninggalkannya untuk menikah lagi.

Setelah keduanya berhasil melewati cobaan hidup, baik Max maupun Mary mulai menata hidupnya untuk merasakan hidup normal. Diakhir film, Mary menepati janjinya untuk mengunjungi Max di Amerika Serikat. Namun sayang, Max sudah tiada dan yang tertinggal hanya benda-benda kenangan persahabatan mereka selama 20 tahun menghiasi dinding kamar Max.

Walaupun banyak menampilkan rokok, alkohol, bullying, gangguan mental, depresi, dan bunuh diri, film ini memberi pesan kepada penonton bahwa persahabatan tidak mengenal jarak, usia, jenis kelamin, dan status sosial. Max and Mary mengajarkan persahabatan yang tulus terjalin karena kepercayaan dan rasa saling mengasihi.

Film animasi Mary and Max memang diperuntukkan bagi orang dewasa yang mampu membuat penontonnya tersenyum kecut dan menitikkan air mata.

Film Mary and Max sudah tayang Selasa, 23 Juli 2019 pukul 16.00 – 20.00WIB di Ruang Galeri 1 Museum KAA sebagai hasil kerja sama antara Museum KAA dan Komunitas LayarKita. Sahabat, nantikan film-film sarat makna selanjutnya bersama Komunitas LayarKita di Museum KAA yang tayang setiap hari Selasa mulai pukul 16.00 – 20.00WIB.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis.

Sumber: Museum KAA

Share