Perdana Digelar, Animo Peserta Lomba Mewarnai Peringatan KAA Luar Biasa

FLYER-PUBLIKASI-TABUNGAN-PENDIDIKAN-SOSMEDSATUKANPoster publikasi acara Lomba Mewarnai Tingkat Sekolah Dasar: Warna Warni Semangat Asia Afrika yang digelar dalam rangkain acara Peringatan 63 Tahun KAA di Museum KAA. (Desain Poster: GL)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Setelah melalui penjurian yang kompetitif, tim juri ‘Lomba Mewarnai Tingkat Sekolah Dasar: Warna Warni Semangat Asia Afrika’ akhirnya terpilih 8 nama siswa. Karya yang masuk dinilai dari sisi ide, kreativitas, dan harmoni.

Hal itu disampaikan Kepala Museum KAA Meinarti Fauzie pada Jumat petang, (6/4) di Museum KAA saat menjelaskan hasil acara lomba mewarnai yang digelar dalam rangkaian acara Peringatan 63 Tahun KAA.

Ia merinci pemenang baik di Kategori A dan Kategori B. “Yang A itu (red-kategori) untuk siswa Kelas 1 sampai Kelas 3. Kalau yang B (red-kategori) untuk siswa Kelas 4 sampai Kelas 6,” jelasnya.

Pemenang pertama pada kategori A adalah Qonita Maharatu siswa SDN Sisir 01 Batu Malang. Sementara itu untuk pemenang kedua jatuh pada Teora Pallas Utungga siswa SDN Baros Mandiri 4 Cimahi. Kemudian, nominasi satu dan dua adalah Malfa Elgilita Adliyah siswa SDN 214 Perumnas Cijerah Bandung, dan Ilisha Neolla Pino siswa SDN Ibu Jenab 2 Cianjur.

Selanjutnya, pada kategori B juara pertama diraih oleh Dara Fadhilah siswa SDN Prakarsa Bandung. Sedangkan, juara kedua adalah Dzakiya Putri Amalia siswa SDN Cibuluh 1 Bogor. Lalu Hanifa Zia siswa SDN Neglasari Bandung adalah nominasi satu. Terakhir, Ayda Zahra A. siswa SDN Ciracas 01 Jakarta Timur adalah nominasi dua. (Baca: Pengumuman Pemenang Lomba Mewarnai)

Ia menjelaskan penjurian dilakukan sekitar pukul 16.00WIB pada Rabu, (4/4) di Museum KAA Bandung. Dewan juri terdiri atas Lukmanul Hakim Aziz (Seni Rupa Murni ISBI Bandung), dan Taufik Hidayat (Desain Komunikasi Visual Universitas BSI Bandung) serta dua perwakilan Klab SahabArt Sahabat Museum KAA, yakni Fatiya Rahmat, dan Dewi Widiawati. Mereka menilai tak kurang dari 543 karya peserta. Karya itu dikirim ke Museum KAA antara tanggal 18 hingga 31 Maret 2018.

Lomba mewarnai yang dibagi dua kategori itu bertujuan memperkenalkan sejarah KAA kepada anak-anak melalui seni lukis. Bagi peserta yang lolos menjadi juara dan nominasi pada dua kategori itu panitia memberikan hadiah berupa uang pembinaan, piagam, serta piala.

“Selamat ya untuk para pemenang dan juga tak lupa terima kasih atas partisipasi seluruh peserta dalam acara ini. Sampai bertemu di acara kami selanjutnya pada peringatan KAA,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu juri Taufik Hidayat mencuit di akun media sosial instagram miliknya pada Kamis, (5/4), “Ada yang menarik di hari penjurian (red – Lomba Mewarnai) kemarin. Ada satu karya yang sangat bagus dan ternyata dikerjakan oleh anak Kelas 1 SD. Menurut saya, anak ini berpotensi menjadi sesuatu di masa depan nanti yang bisa ikut andil dalam mengharumkan nama Indonesia, Semoga,”

Animo Siswa

Lomba Mewarnai yang digelar Museum KAA dalam rangkaian Peringatan KAA itu benar-benar istimewa. Pasalnya, animo siswa yang ikut serta luar biasa. Misalnya, SD Negeri Rahayu 6 di Kabupaten Bandung.

Sekolah yang beralamat di Jalan Terusan Permai 25 No.2 Desa Mekarrahayu itu pernah berkunjung ke Museum KAA sebelumnya pada Selasa, (20/3) dan kemudian tak tangung-tanggung mengirimkan 400 karya siswanya. Semuanya merupakan hasil karya siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Foto collage-01Siswa-siswa SD Negeri Rahayu 6 Kabupaten Bandung sedang mewarnai bersama di sekolah sebelum dikirimkan ke Museum KAA. (Sumber Foto: Aming)

Anak-anak sangat antusias sekali ikut lomba ini (red – Lomba Mewarnai). Karena (mereka) mengenang kunjungan yang lalu di Museum KAA, anak-anak sangat puas dengan pelayanannya,” terang Aming, S.Pd., salah satu guru SD Negeri Rahayu 6 pada Kamis, (22/3).

Ia juga mengungkapkan alasan siswa tertarik mengikuti lomba mewarnai di Museum KAA. “Selain menarik, anak-anak juga tertarik dengan hadiahnya,” katanya .
Sumber: Museum KAA