Sahabat Museum KAA Pejuang Diplomasi Publik Indonesia

IMG_0310Sesditjen IDP Kemlu, Azis Nurwahyudi saat memberikan pengarahan kepada anggota Sahabat Museum KAA, Sabtu (18/02/2017) di Museum KAA-Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika No.65 Bandung. (Sumber Foto: Dok. SMKAA)

BANDUNG, MUSEUM KAA – Sekretaris Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Azis Nurwahyudi, memberikan pengarahan kepada anggota korps relawan SMKAA (Sahabat Museum KAA – red) pada puncak peringatan hari jadi ke-6 SMKAA di Museum KAA – Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika No.65 Bandung, Sabtu (18/02/2017).

Azis Nurwahyudi menemui para relawan SMKAA untuk mempererat tali persahabatan, termasuk dengan para perwakilan dari YAAA (Young African Ambassadors in Asia – red) dan ASAI (Asian Students Association in Indonesia – red). Tercatat, sebanyak 13 klab dan 4 mitra kerja SMKAA dengan ratusan anggotanya hadir dalam pertemuan di akhir pekan itu.

Azis Nurwahyudi menaruh harapan besar bagi SMKAA untuk menjadi salah satu pejuang diplomasi publik Indonesia. Dalam sambutannya, ia mengatakan, Harapan saya, dan harapan kami dari Kementerian Luar Negeri adalah rekan-rekan dari Sahabat Museum KAA bisa terus berkarya, bisa berkerja sama dengan kami untuk terus membangun, membina, dan mempromosikan Indonesia serta kegiatan-kegiatan Museum KAA.

Ada berbagai acara untuk memeriahkan hari jadi SMKAA itu. Semua acara adalah inisiatif dari anggota SMKAA sendiri. Acara yang ditampilkan selain edukatif juga menghibur. Ini senafas dengan ciri khas anggota SMKAA yang kreatif dan berjiwa muda.

Sejak fajar menyingsing, rangkaian acara telah dimulai. Udara sejuk Kota Bandung di penghujung minggu itu seolah merestui acara ‘SMKAA Melangkah’. Acara itu jadi simbol ‘move on” anggota SMKAA demi masa depan yang lebih baik. Peserta acara ini wajib mengunjungi sejumlah titik pemeriksaan di sekitar kawasan Museum KAA. Konsep acara ini menggabungkan permainan dan pengetahuan peserta tentang sejarah serta Nilai-nilai KAA.

Menjelang pertengahan hari, acara diramaikan oleh beragam pertunjukan kesenian. Misalnya, kesenian khas Jawa Barat, parade budaya Asia Afrika, musikalisasi puisi bertema Nilai-nilai KAA, dan parade catwalk oleh anggota SMKAA, serta penampilan kelompok musik indie bintang tamu asal Bandung Sarah N’ Soul. Kelompok musik ini adalah peraih nominasi penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) di tahun 2016.

Usai matahari terbenam, SMKAA menghelat wisata museum di malam hari Night at the Museum. SMKAA dalam acara ini sukses membuat warga sekitar Kota Bandung penasaran dengan Museum KAA. Buktinya, ratusan orang rela mengantri panjang di Jalan Asia Afrika demi menikmati suasana yang berbeda dari Museum KAA dan Ruang Utama Gedung Merdeka. Pasalnya, Gedung Merdeka, selain dikenal sebagai gedung bersejarah, juga terkenal dengan keindahan langgam arsitektur artdeco.

Sumber: Museum KAA