[Siaran Pers] Seribu Masker untuk Bandung

BANDUNG, MUSEUM KAA — Kota Bandung, lantaran peristiwa Konferensi Asia-Afrika (KAA) enam puluh enam tahun silam, dijuluki sebagai Ibukota Asia Afrika.

Julukan itu meluncur dari sosok PM India Jawaharlal Nehru kala sidang penutup KAA. Menurutnya, selama sepekan KAA, tak dipungkiri Bandung telah menjadi pusat perhatian Asia Afrika.

Ia beralasan, KAA berhasil menggalang dan menumbuhkan solidaritas senasib sepenanggungan di kalangan bangsa Asia Afrika yang kala itu tengah bergelut melawan ancaman keamanan tradisional global akibat perseteruan kekuatan adidaya.

Masih dalam pidatonya itu, yang ia sampaikan di hadapan 400 delegasi asal 29 negara Asia dan Afrika di Ruang Utama Gedung Merdeka, Perdana Menteri India itu mengatakan bahwa hanya dengan solidaritas, negara-negara Asia dan Afrika dapat bersama-sama berjuang untuk melalui tantangan ancaman keamanan global.

Kini, enam puluh enam tahun kemudian, ancaman serupa kembali menghantui. Meski wujudnya telah berubah, pandemik global sebagai keamanan non tradisional telah turut mempengaruhi persepsi keamanan global, termasuk di kawasan Asia dan Afrika.

Berkelindan itu, nilai-nilai yang dulu telah dicetuskan pada KAA tahun 1955, kembali menemukan relevansinya sebagai inspirasi untuk bersama-sama bergotong-royong membangun solidaritas global melawan pandemik.

Dan dalam semangat Peringatan 66 Tahun KAA yang dihelat Museum KAA dengan mengusung tema Humanity and Solidarity, salah satunya diwujudkan melalui program Seribu Masker untuk Bandung; sebuah kegiatan sosial MKAA menyumbangkan 1000 (seribu) buah masker kain bagi warga Bandung, melalui Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian MKAA, mewakili Kementerian Luar Negeri, bagi percepatan pemulihan kesehatan masyarakat Kota Bandung dari pandemik Covid-19. Hal ini selaras dengan tema Kemanusiaan dan Solidaritas yang diusung pada Peringatan 66 Tahun KAA tahun ini. Lebih lanjut kegiatan ini juga diharapkan sebagai bentuk kampanye agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan.

Secara simbolis, Kepala Museum KAA, Dahlia Kusuma Dewi, mewakili Kementerian Luar Negeri menyerahkan seribu masker kain berlogo Peringatan 66 Tahun KAA kepada Pemerintah Kota Bandung, yang diterima oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari, mewakili Pemerintah Kota Bandung.

Penyerahan secara simbolis dilakukan dalam acara yang dikemas dalam bentuk talkshow pada Senin, 3/5/2021, Pkl. 14.00WIB, melalui platform zoom dan Instagram Live. Dalam talkshow tersebut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari, pegiat Museum dari Sahabat MKAA, Adew Habtsa, serta Kepala Museum KAA.

Sumber: Museum KAA

Share